Inilah Tips Menngecek Kolestrol dengan Cara Sederhana

Inilah Tips Menngecek Kolestrol dengan Cara Sederhana

Inilah Tips Menngecek Kolestrol dengan Cara Sederhana – Semua orang pasti ingin memiliki tubuh yang sehat dan bugar serta terhindar dari yang namanya penyakit. Dalam jumlah yang cukup, tubuh juga membutuhkan kolesterol untuk mendukung proses pembuatan jaringan sel baru supaya tetap bisa berfungsi dengan normal. Kolesterol sendiri memiliki sejumlah manfaat yang baik untuk tubuh, mulai dari memproduksi vitamin D, membantu menghasilkan hormon, hingga asam empedu yang bekerja untuk mencerna lemak.
Nah, jika jumlah kolesterol melebihi batas normal, maka bisa membahayakan kondisi tubuh. Banyak yang mengaitkan kolesterol dengan sejumlah penyakit mematikan, sebut saja stroke dan jantung.

 

1. Perhatikan kondisi ketika tidur

Cara pertama yang bisa dilakukan untuk mengecek kadar kolesterolĀ kenilworthrecreation dalam tubuh yang pertama ini cukup simpel.
Kamu hanya perlu mengenali dan memperhatikan bagaimana kondisi tubuh di saat tidur. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Cobalah untuk tidur di kamar yang suhunya berkisar 25Ā° C,
Jika tetap bisa tidur meski tanpa memakai selimut, maka artinya kadar kolesterol tubuh normal,
Jika tubuh menggigil dan perlu menggunakan selimut, ini artinya kadar kolesterol tubuh rendah,
Jika justru sulit untuk tidur, sementara tubuh menginginkan suhu kamar yang jauh lebih dingin, bahkan harus melepaskan baju di kondisi suhu tersebut, maka artinya kadar kolesterol tubuh cukup tinggi,
Saat menjelang pagi, jika tubuh tidak merasa kedinginan atau menggigil ketika tak memakai baju, artinya kadar kolesterol tubuh pun rendah.

 

2. Terjadi perubahan warna kulit dan kuku
Kadar kolesterol dalam darah yang cukup tinggi bisa menyebabkan terhambatnya aliran darah dari dan menuju jantung. Kondisi ini kemudian berimbas pada warna kulit yang berubah.
Selain itu, juga terjadi penebalan kuku di jari kaki yang lambat laun mengakibatkan pertumbuhannya lebih lama.

 

3. Nyeri dan pegal di bagian kaki
Umumnya, bagian kaki bisa digunakan untuk mengecek kolesterol sebagai langkah deteksi awal.

Ini karena terjadi penumpukan kolesterol yang memicu sumbatan pada pembuluh arteri hingga menyebabkan sirkulasi aliran darah kurang lancar.
Kondisi ini tentunya dapat memicu munculnya rasa nyeri, pegal, dan lelah di bagian kaki.
Rasa nyeri tersebut umumnya terasa seperti bengkak dan menyebar ke beberapa bagian kaki, seperti di betis, lutut, telapak kaki, paha dan pangkal paha, hingga bokong.
Terkadang, kram pada bagian kaki juga sering muncul dan terasa dingin di malam hari. Ketika kadar kolesterol dalam tubuh tinggi, rasa nyeri tersebut akan kerap muncul dan bahkan bisa mengganggu aktivitas.